0

Macam Majas (Gaya Bahasa)


1. Klimaks
Adalah semacam gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal yang dituntut semakin lama
semakin meningkat.
Contoh : Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman
harapan.
2. Antiklimaks
Adalah gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal berurutan semakin lma semakin
menurun.
Contoh : Ketua pengadilan negeri itu adalah orang yang kaya, pendiam, dan tidak terkenal
namanya
3. Paralelisme
Adalah gaya bahasa penegasan yang berupa pengulangan kata pada baris atau kalimat.
Contoh : Jika kamu minta, aku akan datang
4. Antitesis
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pasangan kata yang berlawanan maknanya.
Contoh : Kaya miskin, tua muda, besar kecil, smuanya mempunyai kewajiban terhadap keamanan bangsa. Reptisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting
untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai
5. Epizeuksis
Adalah repetisi yang bersifat langsung, artinya kata yang dipentingkan diulang beberapa
kali berturut-turut.
Contoh : Kita harus bekerja, bekerja, dan bekerja untuk mengajar semua ketinggalan kita.
6. Tautotes
Ada;aj repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.
Contoh : kau menunding aku, aku menunding kau, kau dan aku menjadi seteru
7. Anafora
Adalah repetisi yang berupa perulangan kata pertama pada setiap garis.
Contoh : Apatah tak bersalin rupa, apatah boga sepanjang masa
8.Epistrofora
Adalah repetisi yang berwujud perulangan kata atau frasa pada akhir kalimat berurutan
Contoh : Bumi yang kau diami, laut yang kaulayari adalah puisi,
Udara yang kau hirupi, ari yang kau teguki adalah puisi
9. Simploke
Adalah repetisi pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut.
Contoh : Kau bilang aku ini egois, aku bilang terserah aku. Kau bilang aku ini judes, aku
bilang terserah aku.
10.Mesodiplosis
Adalah repetisi di tengah-tengah baris-baris atau beberapa kalimat berurutan.
Contoh : Para pembesar jangan mencuri bensin. Para gadis jangan mencari perawannya
sendiri.
11.Epanalepsis
Adalah pengulangan yang berwujud kata terakhir dari baris, klausa atau kalimat, mengulang
kata pertama. Contoh : Kita gunakan pikiran dan perasaan kita.
12.Anadiplosis
Adalah kata atau frasa terakhir dari suatu klausa atau kalimat menjadi kata atau frasa
pertama dari klausa berikutnya.
Contoh : Dalam baju ada aku, dalam aku ada hati. Dalam hati : ah tak apa jua yang ada.
13.Aliterasi
Adalah gaya bahasa berupa perulangan bunyi vokal yang sama.
Contoh : Keras-keras kena air lembut juga
14.Asonansi
Adalah gaya bahasa berupa perulangan bunyi vokal yang sama.
Contoh : Ini luka penuh luka siapa yang punya
15.Anastrofatau Inversi
Adalah gaya bahasa yang dalam pengungkapannya predikat kalimat mendahului subejeknya karena lebih diutamakan.
Contoh : Pergilah ia meninggalkan kami, keheranan kami melihat peranginya.
16.Apofasisatau Preterisio
Adalah gaya bahasa dimana penulis atau pengarang menegaskan sesuatu, tetapi tampaknya
menyangkal.
Contoh : Saya tidak mau mengungkapkan dalam forum ini bahwa saudara telah
menggelapkan ratusan juta rupiah uang negara
17.Apostrof
Adalah gaya bahasa yang berbentuk pengalihan amanat dari para hadirin kepada sesuatu
yang tidak hadir.
Contoh : Hai kamu semua yang telah menumpahkan darahmu untuk tanah air bercinta ini berilah agar kami dapat mengenyam keadilan dan kemerdekaan seperti yang pernah kau perjuangkan
18.Asindeton
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan secara berturut-turut tanpa menggunakan kata
penghubung agar perhatian pembaca beralih pada hal yang disebutkan.
Contoh : Dan kesesakan kesedihan, kesakitan, seribu derita detik-detik penghabisan orang
melepaskan nyawa.
19.Polisindeton
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan secara berturut-turut dengan menggunakan kata
penghubung.
Contoh : Kemanakah burung-burung yang gelisah dan tak berumah dan tak menyerah pada
gelap dan dingin yang merontokkan bulu-bulunya?
20.Kiasmus
Adalah gaya bahasa yang terdiri dari dua bagian, yang bersifat berimbang, dan dipertentangkan satu sama lain, tetapi susunan frasa dan klausanya itu terbalik bila dibandingkan dengan frasa atau klausa lainnya.
Contoh : Semua kesabaran kami sudah hilang, lenyap sudah ketekunan kami untuk
melanjutkan usaha itu.
21.Elipsis
Adalah gaya bahasa yang berwujud menghilangkan suatu unsur kalimat yang dengan
mudah dapat diisi atau ditafsirkan sendiri oleh pembaca.
Contoh : Risalah derita yang menimpa ini.
22.Eufimisme
Adalah gaya bahasa penghalus untuk menjaga kesopanan atau menghindari timbulnya
kesan yang tidak menyenangkan.
Contoh : Anak ibu lamban menerima pelajaran
23.Litotes
Adalah gaya bahasa yang dipakai untuk menyatakan sesuatu dengan tujuan merendahkan
diri
Contoh : Mampirlah ke gubukku!
24.Histeron Proteron
adalah gaya bahasa yang merupakan kebailikan dari sesuatu yang logis atau kebalikan dari
sesuatu yang wajar.
Contoh : Bila ia sudah berhasil mendaki karang terjal itu, sampailah ia di tepi pantai yang
luas dengan pasir putihnya
25.Pleonasme
Adalah gaya bahasa yang memberikan keterangan dengan kata-kata yang maknanya sudah
tercakup dalam kata yang diterangkan atau mendahului.
Contoh : Darah merah membasahi baju dan tubuhnya
26.Tautologi
Adalah gaya bahasa yang mengulang sebuah kata dalam kalimat atau mempergunakan kata-
kata yang diterangkan atau mendahului.
Contoh : Kejadian itu tidak saya inginkan dan tidak saya harapkan
27.Parifrasis
Adalah gaya bahasa yang menggantikan sebuah kata dengan frase atau serangkaian kata
yang sama artinya.
Contoh : Kedua orang itu bersama calon pembunuhnya segera meninggalkan tempat itu
28.Prolepsis atau Antisipasi
Adalah gaya bahasa dimana orang mempergunakan lebih dahulu kata-kata atau sebuah kata
sebelum peristiwa atau gagasan yang sebenarnya terjadi.
Contoh : Keua orang tua itu bersama calon pembunuhnya segera meninggalkan tempat itu.
29.Erotesis atau Pertanyaan Retoris
Adalah pernyataan yang dipergunakan dalam pidato atau tulisan dengan tujuan untuk mencapai efek yang lebih mendalam dan penekanan yang wajar, dan sama sekali tidak menghendaki adanya suatu jawaban.
Contoh : inikah yang kau namai bekerja?
30.Silepsis dan Zeugma
Adalah gaya dimana orang mempergunakan dua konstruksi rapatan dengan menghubungkan sebuah kata dengan dua kata yang lain sebenarnya hanya salah satunya mempunyai hubungan sebuah kata dengan dua kata yang lain sebenarnya hanya salah satunya mempunyai hubungan dengan kata pertama.
Contoh : ia menundukkan kepala dan badannya untuk memberi hormat kepada kami.
31.Koreksio atau Epanortosis
Adalah gaya bahasa yang mula-mula menegaskan sesuatu, tetapi kemudian
memperbaikinya.
Contoh : Silakan pulang saudara-saudara, eh maaf, silakan makan.
32.Hiperbola
Adalah gaya bahasa yang memberikan pernyataan yang berlebih-lebihan.
Contoh : Kita berjuang sampai titik darah penghabisan
33.Paradoks
Adalah gaya bahasa yang mengemukakan hal yang seolah-olah bertentangan, namun
sebenarnya tidak karena objek yang dikemukakan berbeda.
Contoh : Dia besar tetapi nyalinya kecil.
34.Oksimoron
adalah gaya bahasa yang mengandung pertentangan dengan mempergunakan kata-kata yang
berlawanan dalam frasa yang sama.
Contoh : Keramah-tamahan yang bengis
35.Asosiasi atau Simile
Adalah gaya bahasa yang membandingkan suatu dengan keadaan lain yang sesuai dengan
keadaan yang dilukiskannya.
Contoh : Pikirannya kusut bagai benang dilanda ayam
36.Metafora
Adalah gaya bahasa yang membandingkan suatu benda tertentu dengan benda lain yang
mempunyai sifat sama.
Contoh : Jantung hatinya hilang tiada berita
37.Alegori
adalah gaya bahasa yang membandingkan kehidupan manusia dengan alam.
Contoh : Iman adalah kemudi dalam mengarungi zaman.
38.Parabel
Adalah gaya bahasa parabel yang terkandung dalam seluruh karangan dengan secara halus tersimpul dalam karangan itu pedoman hidup, falsafah hidup yang harus ditimba di dalamnya.
Contoh : Cerita Ramayana melukiskan maksud bahwa yang benar tetap benar
39.Personifikasi
Adalah gaya bahasa yang mengumpamakan benda mati sebagai makhluk hidup.
Contoh : Hujan itu menari-nari di atas genting
40.Alusi
Adalah gaya bahasa yang menghubungkan sesuatu dengan orang, tempat atau peristiwa.
Contoh : Pkartini kecil itu turut memperjuangkan haknya
41.Eponim
Adalah gaya dimana seseorang namanya begitu sering dihubungakan dengan sifat tertentu, sehingga nama itu dipakai untuk menyatakan suatu sifat tertentu sehingga nama itu dipakai untuk menyatakan sifat itu.
Contoh : Hellen dari Troya untuk menyatakan kecantikan.
42.Epitet
Adalah gaya bahasa yang menyatakan suatu sifat atau ciri yang khusus dari seseorang atau
sesuatu hal.
Contoh : Lonceng pagi untuk ayam jantan.
43.Sinekdoke
- Pars Pro Tato
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan sebagianhal untuk menyatakan keseluruhan.
Contoh : Saya belum melihat batang hidungnya
- Totem Pro Parte
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan seluruh hal untuk menyatakan sebagian. Contoh
: Thailand memboyong piala kemerdekaan setelah menggulung PSSi Harimau
44.Metonimia
Adalah gaya bahasa yang menggunakan nama ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang
sebagai pengganti nama diri. Contoh : Ia menggunakan Jupiter jika pergi ke sekolah
45.Antonomasia
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang
sebagai pengganti nama diri. Contoh : Yang Mulia tak dapat menghadiri pertemuan ini.
46.Hipalase
Adalah gaya bahasa sindiran berupa pernyataan yang berlainan dengan yang dimaksudkan. Contoh : ia masih menuntut almarhum maskawin dari Kiki puterinya (maksudnya menuntut maskawin dari almarhum)
47.Ironi
Adalah gaya bahasa sindiran berupa pernyataan yang berlainan dengan yang dimaksudkan.
Contoh : Manis sekali kopi ini, gula mahal ya?
48.Sinisme
adalah gaya bahasa sindiran yang lebih kasar dari ironi atau sindiran tajam
Contoh : Harum bener baumu pagi ini
49.Sarkasme
Adalah gaya bahasa yang paling kasar, bahkan kadang-kadang merupakan kutukan.
Contoh : Mampuspun aku tak peduli, diberi nasihat aku tak peduli, diberi nasihat masuk
ketelinga
50.Satire
Adalah ungkapan yang menertawakan atau menolak sesuatu.
Contoh : Ya, Ampun! Soal mudah kayak gini, kau tak bisa mengerjakannya!
51.Inuendo
Adalah gaya bahasa sindiran dengan mengecilkan kenyataan yang sebenarnya.
Contoh : Ia menjadi kaya raya karena mengadakan kemoersialisasi jabatannya
52.Antifrasis
Adalah gaya bahsa ironi yang berwujud penggunaan sebuah kata dengan makna sebaliknya, yang bisa saja dianggap sebagai ironi sendiri, atau kata-kata yang dipakai untuk menangkal kejahatan, roh jahat, dan sebagainya.
Contoh : Engkau memang orang yang mulia dan terhormat
53.Pun atau Paronomasia
Adalah kiasan dengan menggunakan kemiripan bunyi.
Contoh : Tanggal satu gigi saya tinggal satu
54.Simbolik
Adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan benda-benda lain
sebagai simbol atau perlambang.
Contoh : Keduanya hanya cinta monyet.
55.Tropen
Adalah gaya bahasa yang menggunakan kiasan dengan kata atau istilah lain terhadap
pekerjaan yang dilakukan seseorang.
Contoh : Untuk menghilangkan keruwetan pikirannya, ia menyelam diri di antara botol
minuman.
56.Alusio
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pribahasa atau ungkapan.
Contoh : Apakah peristiwa Turang Jaya itu akan terulang lagi?
57.Interupsi
adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata atau bagian kalimat yang disisipkan di
dalam kalimat pokok untuk lebih menjelaskan sesuatu dalam kalimat.
Contoh : Tiba-tiba ia-suami itu disebut oleh perempuan lain.
58.Eksklmasio
Adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata seru atau tiruan bunyi.
Contoh : Wah, biar ku peluk, dengan tangan menggigil.
59.Enumerasio
Adalah beberapa peristiwa yang membentuk satu kesatuan, dilukiskan satu persatu agar tiap
peristiwa dalam keseluruhannya tanpak dengan jelas.
Contoh : Laut tenang. Di atas permadani biru itu tanpak satu-satunya perahu nelayan meluncur perlahan-lahan. Angin berhempus sepoi-sepoi. Bulan bersinar dengan terangnya. Disana-sini bintang-bintang gemerlapan. Semuanya berpadu membentuk suatu lukisan yang haromonis. Itulah keindahan sejati.
60.Kontradiksio Interminis
Adalah gaya bahasa yang memperlihatkan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah
dikemukakan sebelumnya.
Contoh : semuanya telah diundang, kecuali Sinta.
61.Anakronisme
Adalah gaya bahasa yang menunjukkan adanya ketidak sesuaian uraian dalam karya sastra
dalam sejarah, sedangkan sesuatu yang disebutkan belum ada saat itu.
Contoh : dalam tulisan Cesar, Shakespeare menuliskan jam berbunyi tiga kali (saat itu jam
belum ada)
62.Okupasi
Adalah gaya bahasa yang menyatakan bantahan atau keberatan terhadap sesuatu yang oleh
orang banyak dianggap benar.
Contoh : Minuman keras dapat merusak dapat merusak jaringan sistem syaraf, tetapi banyak
anak yang mengkonsumsinya.
63.Resentia
Adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu yang tidak mengatakan tegas pada bagian
tertentu dari kalimat yang dihilangkan.
Contoh : “Apakah ibu mau….?”
Iruzuka~~
0

Report Text

Check this post! Enjoy can make you understand this material :)

Social Function : To Describe the way things are, with reference to range of natural, man-made and social phenomena in our environment.
Generic Structure :
General Classification => tells what the phenomenon under discussion is.
Description => tells what the phenomenon under discussion is like in terms of (1) parts, (2) qualities, (3) habits or behaviors, if living; uses, if non-natural.
Significant :
- Focus on generic participants
- Use of relational processes to state what is and that which it is
- Use of Simple Present Tense (Unless extinct)
- No temporal sequence


Generic structure :
General Classification : Tornado is a very powerful column of winds which spirals around a center of low atmospheric pressure.
Description :
  1. Story of tornado
  2. Speed of tornado
  3. Diameter of tornado
  4. Forming  of tornado


Tornadoes 
What is a tornado?
Tornadoes are known as one of the most damaging disasters. What is the description of tornadoes? A tornado is a very powerful column of winds which spirals around a center of low atmospheric pressure. A tornado will look like a large black funnel which hangs down from a storm cloud.

The name "tornado" derives from the Latin "tonare". It means "to thunder." While the Spanish developed the word into "tornear" which means "to turn or twist". This is why a tornado is sometimes called twister or cyclone.

The winds inside a twister can spin around at speeds up to 500 miles an hour, but it usually travels at roughly 300 miles an hour. This speed twisting makes a tornado the most dangerous storm.

The average tornado has a diameter of about 200 to 300 yards. The smaller tornadoes are known as satellite tornadoes. These small offspring, about 50 yards across, can be very fierce and do lots of damage.

The forming of a tornado can be very quick. Sometimes it can form in a minute or less. A tornado can travel across the ground at high speeds, then it can suddenly vanish. Most tornadoes last less than twenty minutes and travel less than 15 miles. However, the super storms sometimes travel over 100 miles before they are exhausted.
Iruzuka~~
0

Rukhsoh


Rukhsoh berasal dari bahasa Arab yang berarti keringanan. Allah SWT sungguh sangat adil memberikan kewajiban terhadap hamba-Nya yang disesuaikan dengan kemampuan hambanya tersebut. Dengan adanya keringanan kita tidak akan merasa berat dalam menjalankan ibadah. Rukhsoh yang di bahas dalam materi ini yaitu rukhsoh untuk orang yang diperbolehkan tidak berpuasa, diantaranya:
1. Ibu yang sedang hamil dan menyusui
2. Lansia (Lanjut usia)
3. Orang yang memerlukan tenaga besar untuk bekerja
4. Musafir (dalam perjalanan)
5. Orang yang sedang sakit sehingga tidak kuat berpuasa
            Lima poin di atas diperbolehkan untuk tidak berpuasa sebagai gantinya yaitu mengganti puasa yang ditinggalkan di waktu selain bulan Ramadhan. Jika tidak kuat untuk berpuasa bisa diganti dengan memmbayar fidyah.
#KULTUM  
Iruzuka~~
0

What a beautiful smile

Senyum? Senyum adalah sebuah ekspresi yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di kedua ujung bibir karena emosi tertentu. Indahnya mengucap kata tersenyum. Taukah kamu senyum itu sedekah... Tersenyum biasanya disebabkan karena suasana hati seseorang sedang bahagia tapi tak sedikit pula senyum-senyum yang lain. Seperti senyum sedih, senyum tabah, senyum sinis, senyum kecut, dan yang lainnya. Tersenyum itu merupakan komunikasi sosial. Bisa dipastikan orang yang mudah tersenyum itu memiliki banyak teman. Karena dengan tersenyum kita bisa membuat orang hati seseorang tenang dan nyaman berada di sekitar kita. so keep your smile :-)
Iruzuka~~
0

Kumohon, Kembalikan Rasa itu! I_rez

Hati tak bisa berbohong
Jiwa tak bisa berdusta
Mulut tak bisa berkata
Haruskah mata yang berbicara?
       Saat fikiran tak bisa ku tebak
       Saat rasa tak bisa kupahami
       Saat tanya tak bisa ku jawab
Aku rindu rasa itu
Rasa yang hilang entah ke mana
Membuat jantung berdebar kencang
Membuat darah mengalir deras
Membuat hati berbunga-bunga
Dan membuat aku gila...
       Aku ingin rasa itu kembali
       Hiasi hati hambar ini
       Tuk bisa rasa indahnya hidup
       Hiasi ruang hampa ini
       Tuk bisa hiasi warna-warni arti
F****** in Love
0

Jatuh Bangun


Hari ini hari yang sangat sibuk. Ke sana ke mari, satu tempat ke tempat lain dijajah untuk mencari barang-barang persyaratan. Mempersiapkan segala sesuatu yang harus dibawa Outdoor Living besok. Outdoor living yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wahana siswa untuk belajar mandiri. Kali ini Outdoor living dilaksanakan pada tanggal 17-19 November 2011 di bumi perkemahan Parakan kondang, Sumedang. Aku berharap outdoor living kali ini akan menjadi outdoor living yang tak terlupakan. Walaupun ribetnya minta ampun tapi aku berusaha untuk mengikuti apa yang diharuskan oleh A Ksatria dan Anggana raras (Panggilan untuk panitia laki-laki dan perempuan).
               Keesokan harinya, aku berangkat dari rumah pukul 05.15 WIB agar tak terlambat datang ke sekolah. Karena panitia menetapkan chek in pukul 06.00 pagi. Barang-barang yang aku bawa sangatlah banyak. Aku membawa tas ransel yang benar-benar sangat berat., tangan kananku penuh dengan keresek berisi persyaratan makanan dan minuman, sedangkan tangan yang sebelah kiri penuh dengan peralatan kelompok yang harus dibawa. Berjalanpun hingga terasa sulit. Walaupun alat transformasinya hanya menggunakan truk tapi tak berarti perjalanannya tidak mengasyikan. Justru kali ini terasa mengasyikan. Sepanjang jalan aku dan teman-teman takjub melihat pemandangan alam yang begitu indah. Bukit-bukit yang berjajar rapi, pemandangan alam yang sungguh masih sangat asli, hamparan lagit yang benar-benar membuat mata ini tak berkedip.
               Kegiatan-kegiatan outdoor livingsangat seru tetapi kegiatan yang paling diingat dalam outdoor living adalah ketika stressing malam. Semua siswa dibangunkan dari tidurnya. Jika aku boleh protes aku  ingin katakan bahwa aku dan seluruh siswa hanya tidur beberapa jam kamipun lelah telah mengikuti kegiatan kemarin yang sangat melelahkan. Tapi apalah daya baru saja kami memejamkan mata, kegaduhan, suara bising, teriakan, bentakan panitia outdoor living membangunkan kami. Semua siswa dibangunkan untuk berkumpul di tengah lapangan. Kami semua dibentak-bentak karenaberbagai kesalahan. Para panitia menyuruh kami untuk kembali ke tenda utuk berganti pakaian seperti pakaian sewaktu check in dalam hitungan 20 detik. Aku berfikir itukan waktu yang sangat singkat dan tak mungkin, berlari ke tenda yang letaknya jauh saja butuh waktu yang banyak, sungguh menyiksa. Ketiaka panitia berkata mulai seluruh siswa berlarian tak karuan, aku berlari secepat mungkin agar bisa tepat waktu. Tiba-tiba orang yang ada di depanku terjatuh, aku pun tak bisa memberhentikan kakiku yang sedang berlari kencang. Aku kehilangan keseimbangan dan akupun akhirnya harus terjatuh.. sebagian orang melihatku, bahkan ada yang sampai menertawakanku. Malu rasannya aku. Aku tak mau berlama-lama berdiam, lututku terasa sakit tetapi aku berusaha berlari kembali menuju tenda. Sesampainya di tenda aku merasa ada hal yang aneh semua teman-teman yang ada di tenda menghentikan aktivitasnya. Hanya aku yang ribet urus ini itu tapi aku hiraukan mereka. Ketika akan ku buka tasku, ko tas ku berubah warna ya? Bukannya tasku berwarna hijau? Astagfirullah kulirik teman di sampingku aku baru sadar ternyata aku salah masuk tenda. Pantas saja aku merasa ada hal yang aneh semua orang memperhatikanku dan berusaha menahan tawa. Aku meminta maaf kepada mereka dan serentak aku langsung berpindah ke tendaku yang ternyata berada di samping tenda mereka. Aku tahan kedua rasa ini. Rasa malu dan rasa sakit karena luka dilututku. Aku kembali bekumpul ke lapangan. Aku terus saja memikirkan luka ini karena sakit. Setelah acara stressing ini hampir selesai ku putuskan untuk pergi ke tenda PMI.
               Acara stressing pun selesai setelah adzan subuh berkumandang. Semua siswa meksanakan sholat subuh. Siang nanti kami pulang dari plerkemahan dengan membawa oleh-oleh pengalaman yang menumpuk.
Back to Top